Saturday, June 12, 2010

a real me....

salam...idea itu datang mencurah dalam lelah dan semput aku berlari menyiapkan tugasan utama dalam diri...siapkan penulisan thesis master ku..aduhai....langkahnya sangat panjang..meminta jutaan kehidupan dan pengorbanan....aku sentiasa jatuh....menangis dalam sendu diri tiada berairmata..kejam pada emosi dan durjana pada keadilan diri...atau sebenarnya..aku yang sering bermalasan dalam mengatur langkah..tersadung..baru rasa memberat dan azab!

masih tak sedar dengan kegagalan..masih mengulang pada resam kemalasan diri..sampai bila..entahlah...persoalan dan jawapan ada dalam diri aku sendiri..sengaja aku pekakan dan buat tak endah......salah dan dosa sendiri!...

seperti dua minggu yang sudah berlalu dalam pembaziran masa sendiri yang amat jelas dan nyata...kerja terbengkalai dan kebelakang....nafsu dan cinta..dipenuhi dengan rona kemalasan yang mengila....

perasaan itu sering memikirkan yang tidak dan tidak....aku akan gagal....kerana aku memilih untuk gagal....bosan!!!....

untuk kesekian kali nya..aku terasa ingin kembali menjadi penghibur diri...menyanyi lagu sendiri..mengubah perasaan menjadi puisi hidup....

walau tidak puitis...perasaan ini, jauh menyimpang dengan tanggungjawab hidup!study!..siapkan thesis....

ia perasaan yang dilagukan..untuk titipan sebuah rahsia hati...adakah masih rahsia?..hahaha..tak pasti!...

aku gubah rasa jiwa menjadi satu melodi yang aku lahirkan dari hati yang sentiasa merasa "IA"....atau lebih tepat..."DIA"....


lagu ini, aku ciptakan lewat masa yang lalu..aku sendiri lupa..tarikh sebenar.....hanya rakaman biasa yang aku rakam saat aku hilang arah mencari jalan keluar dari rasa malas yang mengila..

walau ianya tidak menjanjikan perasaan malas itu...terluah nyata...lagu ini..adalah perasaan dan luahannya..lewat waktu itu..atau ianya tetap dan masih kukuh dirasa...ayat apakah ini...duh!!..

aku bungkam dan diam.....inilah natijahnya bila jari selaridengan apa yang dibisikan oleh suara hati..tak pernah malu menyatakan hakikat....walau dalam jasad dan pilihan hati lainnya..aku masih malu!...

kadang2 aku terfikir..kenapa masih ada rasa yang sama...kenapa mengharapkan pada mimpi yang hanya teman kecil malam dan tidur yang lena....

persoalan...jawapan...tiada...

seperti jugak lagu ini...hahahahaha....aku nyanyikan secara spontan...mengikut apa yang terlintas difikiran dan hati aku...hahahaha..seperti biasa..liriknya hanya kesukaan dan kebestan diri sendiri...tak sehebat penulis dan penyanyi yang dah ada dipasaran..ini hanya sebuah lagu aku..lagu tanpa musik..sebab....aku x pandai main satu pun alat music...cuma rytham jer yang aku nadakan.....jelas dr rasa hati sendiri...

teringin memiliki gitar sendiri.......ehh..mungkinkah untuk ulangtahun ku yang ke27 tahun ni...emm..lagi beberapa hari..aku akan dapat hadiah gitar?..i wish!!!

untuk semua rakan yang sudi berkunjung...membaca luahan dan catatan insan bernama aku...catatan yang merapu tapi secara luhur dan telus..aku kongsikan rahsia seorang aku....terima kasih....terima kasih kerana tetap mengingatkan aku..yang kita manusia..masih kekal dan masih utuh rasa kasih sayang itu...

terima kasih kerana sudi...menjadikan aku seorang teman bicara...



rakaman mp3 ni,hanya boleh didengari dengan menggunakan headphone/speaker...x sure kenapa kualiti audionya agak kureng.....(xde peralatan canggih! maaf)

Tuesday, May 18, 2010

ikan di laut..asam di darat..

Kalau menyanyi perlahan-lahan
Di bawa angin terdengar jauh
Kalau menyanyi perlahan-lahan
Di bawa angin terdengar jauh

Kalau hati tidak tertahan
Di dalam air badan berpeluh
Kalau hati tidak tertahan
Di dalam air badan berpeluh

Bunga melati di dalam taman
Daun yang hijau banyak yang gugur
Bunga melati di dalam taman
Daun yang hijau banyak yang gugur

Kalau turut makrifat iman
Tidakkan air mungkin bercantum
Kalau turut makrifat iman
Tidakkan air mungkin bercantum

Kalau takut dilambung ombak
Jangan berumah di tepi pantai
Ikan di laut asam di darat
Dalam periuk bikin mufakat
Dalam periuk bikin mufakat

Mufakat…

p/s: apabila aku membelek kembali koleksi MP3 aku..folder "kak dib"..wow..aku kembali mendengar lagu yang suatu masa dulu..femes kat TV...iklan petronas kalo aku x silap..."ikan di laut...asam di darat.."

orang zaman dulu, memang sangat suka memberi kiasan dan sinis menyindir...menjadikan 'apa' dan 'apa' sebagai sindiran halus dan pujian halus....

menyelusuri setiap bait-bait indah puisi yang dinyanyikan oleh kak dib dengan begitu baik sekali..nyata..aku sangat2 teruja.....

'kalau menyanyi perlahan-lahan..
di bawa angin terdengar jauh...'
note: kalau bercakap, biarlah dengan nada yang lemah lembut dengan bahasa yang elok2..budi bahas budaya kita..bukan meninggikan suara..dengan bahasa kasar dan suara bingit yang sepelaung boleh didengar...~eh..mengata diri sendiri nampaknya...

'Kalau hati tidak tertahan
Di dalam air badan berpeluh'
note: resah, gelisah..takut...gundah..semuanya boleh diespresikan melalui wajah dan riak tindakan....jelas walau cuba disembunyikan...~macam aku gak...

'Bunga melati di dalam taman
Daun yang hijau banyak yang gugur'
note: yang ni...ada sinis dan jujurnya..kalau sehebat mana pun kembang melati...x tertanggung jugak rimbunnya daun...hidup ni, biarlah ada pemimpin dan yang dipimpin...kene seimbang dan mengimbangi..sehebat mana pun seseorang yang bergelar perempuan...pemimpin yang terbaik adalah seorang lelaki..dan perancang dan pengembeling yang terbaik adalah seorang perempuan~teliti..kemas dan sangat cerewet...

'Kalau turut makrifat iman
Tidakkan air mungkin bercantum'
note: setiap kejadian..memang dah tertulis kesempurnaan dan pasangannya..baik dan jahat..buruk dan cantik..gemuk dan kurus..hitam dan putih..suka dan benci...malam dan siang..perempuan dan lelaki..susah dan senang...dan sebagainya....kejadian dah seindah dan sesempurnaan kejadian...syukur..Allah..jadikan kita semua manusia..punya akal untuk menilai..punya nafsu untuk dilayan-layankan......kalau kita jadi chipmunk...emm...Alvin the chipmunks....hahahaha..mungkin boley menyanyi jugak...hahahaha

'Kalau takut dilambung ombak
Jangan berumah di tepi pantai'
note:setiap apa yang kita lakukan..ukurlah baju dibadan sendiri..lihat kemampuan dan keperluan..bukan hanya kerana ketamakan....hidup kene melihat diri sendiri..menjadi diri sendiri....hanya kita tahu apa dan siapa kita...

'Ikan di laut asam di darat
Dalam periuk bikin mufakat'
note: biar apapun dan siapapun kita.....kalau dah suratan dan jodohnya dia..akan bertemu jua suatu hari nanti....jodoh maut..ajal pertemuan....semuanya...milik Allah...

kak dib..thanks for the really good songs and sings...sangat mendayu dan sayu..it was so brilliant!!!..love you!

Friday, May 14, 2010

i love you....

Once a lady when having a conversation with her lover, asked:


Lady :

Why do you like me..? Why do you love me?


Man:

I can t tell the reason.. but I really like you..


Lady:

You can t even tell me the reason... how can you say you like

me? How can you say you love me?


Man:

I really don t know the reason, but I can prove that I love U.



Lady :

Proof? No! I want you to tell me the reason.
My friend s boyfriend can tell her why he loves her but not you!



Man:

Ok..ok!!! Erm... because you are beautiful,

because your voice is sweet,

because you are caring,

because you are loving,

because you are thoughtful,

because of your smile,

because of your every movements.

The lady felt very satisfied with the man s answer.


Unfortunately, a few days later,
the Lady met with an accident and went in comma.


The Guy then placed a letter by her side,

here is the content:

Darling, Because of your sweet voice that I love you...
Now can you talk? No! Therefore I cannot love you.

Because of your care and concern that I like you.
Now that you cannot show them,
therefore I cannot love you.

Because of your smile,
because of your every movements that I love you..

Now can you smile? Now can you move?
No, therefore I cannot love you...

If love needs a reason, like now,
There is no reason for me to love you anymore.

Does love need a reason?

NO! Therefore,

I still LOVE YOU...

"True love never dies for it is lust that fades away.
Love bonds for a lifetime but lust just pushes away"

Immature love says: 'I love you because I need you.'
Mature love says 'I need you because I love you.'

'Fate Determines Who Comes Into Our live....love u"..(keep on reading!..thanks to all"

p/s: (noted by me..after all..what come in mind..what come in my heart..its spinning around til i fall down down and down!")

im dream off a perfect lover...i forgot dat im the one who's not perfect at all..
im dream off someone who's charming and so good looking...but i was forgot am i so beautiful?...not so...

am i demand so much in life..............yes i am..
am i pathetic wit love and lust..........yes i am..
am i putted a hard ways to love..........yes i am..
am i forgot to love and love.............yes i am..
am i so scared to be love and in love....yes i am..
am i so fragile of being love............yes i am..
am i left confident and burst out........yes i am..
am i so dummy and a loser................yes i am..
am i dare enough to tell him how and what i feel.....yes i am...
am i dare to just let it go without try and make any move........ye....emmmm.....no..and NO!..if he was read this message...he should be know....WHAT HE'S REALLY MEAN TO ME.....MAY U COME TO MY LIVE..........?

im waiting for an answer....if times past by and u still keep on silent..then i know..i should let you go.....

i had try and i had move on....

it take almost 3 years to say....."I LOVE YOU...I LOVE YOU..CAUSE OF U....I LOVE U..WITHOUT REASONS...."

Monday, April 19, 2010

ORANG IKHLAS TERTINDAS.........

Ramai yang mengeluh, bukan kecewa, tetapi sekadar meluahkan rasa… betapa kebaikan dipersia. Isteri yang setia, dipersiakan suami. Suami yang baik, ditinggalkan isteri. Ibu-bapa yang dipinggirkan anak-anak…

Inilah warna kehidupan yang kita perlu hadapi. Langit tidak selalu cerah. Hidup tidak sentiasa indah. Dipergilirkan antara senang dan susah, agar di hati kita ada sabar dan syukur. Umpama malam dan siang, barulah tercipta keharmonian, keseimbangan…

Lalu di pagi Jumaat ini, saya tulis satu kisah lama… sekadar untuk mengingatkan diri dan pembaca. Satu tulisan untuk membujuk hati sendiri atas satu pertanyaan, orang ikhlas tertindas?

Atau soalan yang lebih “dalam” dan sukar daripada itu… benar-benarkah kita orang yang ikhlas jika masih merasa tertindas ketika cuba mengikhlaskan hati kita ketika melalukan kebaikan kepada sesorang atau sesuatu pihak?

Ah, ikhlas itu memang rahsia. Rahsia dalam rahsia Allah. Ya Allah, bantulah kami untuk ikhlas…Amin.


ORANG IKHLAS ITU TERTINDAS?

Jika kita memberi kebaikan kepada seseorang, kebaikan itu akan dibalas walaupun yang membalasnya bukan orang yang kita berikan kebaikan itu. Hakikat ini mengingatkan saya kepada satu perbualan yang berlaku sewaktu saya mengendalikan program latihan beberapa tahun lalu di sebuah organisasi.

“Saya tidak mempunyai apa-apa harapan lagi pada organisasi ini,” kata seorang kakak berterus-terang.
“Mengapa?” balas saya.
“Organisasi ini dipenuhi oleh kaki bodek dan kaki ampu. Saya terseksa bekerja secara ikhlas di sini. Tidak pernah dihargai, tidak ada ganjaran yang wajar. Saya bukannya orang yang bermuka-muka. Tak pandai saya nak ampu-ampu orang atas, Fokus saya kepada kerja sahaja.”

Kakak itu sebenarnya adalah peserta program yang paling senior. Telah berpuluh tahun bekerja dalam organisasi tersebut. Itu adalah kali terakhir dia mengikuti program latihan. Enam bulan lagi dia akan bersara. Kesempatan yang diberikan kepadanya dalam sesi memperkenalkan diri itu telah digunakannya sepenuhnya untuk meluahkan rasa kecewa dan marahnya sepanjang berkhidmat di situ. Sungguh, dia kecewa sekali. Siapa tidak marah, jika bekerja secara ikhlas dan gigih tetapi tidak pernah dinaikkan pangkat atau mendapat kenaikan gaji?

Sewaktu rehat, sambil minum-minum dan berbual santai saya bertanya kepadanya, “kakak punya berapa orang anak?”
Sengaja saya bertanya soal-soal “di luar kotak” agar ketegangan dalam sesi sebelumnya dapat diredakan.
“Oh ramai encik…”
“Bagaimana dengan anak-anak kakak?”

Wah, saya lihat dia begitu ceria apabila mula menceritakan tentang anak-anaknya. Boleh dikatakan semua anak-anaknya berjaya dalam profesion masing-masing. Ada yang menjadi doktor, jurutera, pensyarah dan sebagainya. Malah seorang anaknya telah menjadi hafiz.
“Kakak, boleh saya bertanya?”
“Tanyalah encik…” ujar kakak itu sambil tersenyum. Mendung di wajahnya sudah berlalu. Dia begitu teruja bila bercerita tentang anak-anaknya. Memang, semua anak-anaknya menjadi.

“Jika kakak diberi pilihan, antara anak-anak yang “menjadi” dengan naik gaji, mana yang kakak pilih?”
Belum sempat dia menjawab, saya bertanya lagi, “antara kakak naik pangkat dengan anak-anak berjaya dalam karier mereka, mana yang kakak pilih?”

Dengan cepat kakak itu menjawab, “hati ibu encik… tentulah saya pilih anak-anak saya menjadi walaupun tidak naik gaji atau dapat pangkat. Anak-anak adalah harta kita yang paling berharga!”

Saya tersenyum. Hati ibu, begitulah semestinya.
“Kakak, sebenarnya keikhlasan dan kegigihan kakak bekerja dalam organisasi ini telah mendapat ganjaran…” kata saya perlahan. Hampir berbisik.
“Maksud encik?”
“Allah telah membalas dengan ganjaran yang lebih baik dan lebih kakak lebih sukai. Bila kakak ikhlas bekerja dalam organisasi ini, Allah berikan kepada kakak anak-anak yang menjadi.”
“Tidak pernah saya terfikir begitu encik…”

“Allah Maha Berkuasa. Ada kalanya takdir dan perbuatan-Nya terlalu misteri dan rahsia untuk dijangkau oleh pemikiran kita. Tetapi yakinlah what you give, you get back. Itu hukum sunatullah dalam hubungan sesama manusia. Kebaikan yang kita buat akan kembali kepada kita. Yakinlah.”
“Walaupun bukan daripada seseorang atau sesuatu pihak yang kita berikan kebaikan itu?”
“Maksud kakak?”

“Macam ni, saya buat kebaikan kepada organisasi tempat saya bekerja, tapi Allah berikan kebaikan kepada keluarga. Pembalasan Allah bukan di tempat saya bekerja, sebaliknya diberikan dalam keluarga saya. Begitukah encik?”
“Itulah yang saya katakan tadi, takdir Allah kekadang terlalu misteri. Tetapi ketetapannya mutlak dan muktamad, siapa yang memberi kebaikan akan dibalas dengan kebaikan. Dalam istilah biasa itu dipanggil golden rule!”

Kakak itu termenung. Mungkin memikirkan pertalian dan kaitan antara apa yang berlaku dalam organisasi dengan familinya.
“Metafora atau analoginya begini. Katalah kita sedang memandu di satu jalan yang mempunyai dua atau tiga lorong. Penuh sesak. Tiba-tiba sebuah kereta yang tersalah lorong di sebelah memberi isyarat untuk masuk ke lorong kita. Kerana simpati melihat dia terkial-kial memberi isyarat, kita pun beralah, lalu memberi laluan untuk kereta itu masuk di hadapan kita…”

Saya berhenti seketika mengambil nafas sambil mencari reaksi. Saya lihat kakak itu mendengar penuh minat. Dia meneliti metafora yang saya sampaikan dengan begitu teliti.
“Kemudian kita terus memandu ke hadapan. Mungkin sejam kemudian atau setelah berpuluh-puluh kilometer, tiba-tiba kita pula yang tersalah lorong. Kita pula yang memberi lampu isyarat untuk masuk ke lorong sebelah. Soalnya logikkah kalau kita mengharapkan kereta yang kita bantu sebelumnya memberi laluan untuk kita?”

Kakak itu tersenyum dan berkata, “tak logik encik. Kereta yang kita bantu tadi entah ke mana perginya.”
“Tapi ada tak kereta lain yang simpati dan memberi laluan untuk kita?’
“Pasti ada! Insya-Allah.”
“Ya, begitulah. Padahal kereta itu tidak pernah sekali pun kita tolong. Tetapi Allahlah yang menggerakkan hati pemandunya untuk memberi laluan kepada kita. Orang yang kita beri kebaikan, tidak ada di situ untuk membalas kebaikan kita… Tetapi Allah menggerakkan hati orang lain, yang tidak pernah merasa kebaikan kita untuk membalas kebaikan kita tadi.”

“Subhanallah!”
“Begitu dalam litar di jalan raya dan begitu jualah litar dalam kehidupan manusia. Kita buat baik kepada A, tetapi kerap kali bukan A yang membalas kebaikan kita tetapi B atau C atau D atau lain-lainnya yang membalasnya. Inilah hakikat yang berlaku dalam kehidupan ini.”
“Kita tidak boleh kecewa bila keikhlasan kita dipersiakan?” tanya kakak itu lagi. Lebih kepada satu respons minta diiyakan.

“Kakak, ikhlas sebenar tidak pinta dibalas. Tetapi Allah Maha Kaya dan Maha Pengasih, siapa yang ikhlas akan diberi ganjaran walaupun mereka tidak memintanya kerana setiap kebaikan itu akan dikembalikan kepada orang yang melakukannya. Ia umpama bola yang dibaling ke dinding, akan melantun semula kepada pembalingnya!”
“Selalunya saya dengar, orang ikhlas akan dibalas di akhirat.”
“Itulah balasan yang lebih baik dan kekal. Tetapi saya katakan tadi, Allah Maha kaya, Allah mahu dan mampu membalas keikhlasan hamba-Nya di dunia lagi.”

“Maksud encik?”
“Orang yang ikhlas akan diberi ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup. Anak-anak yang soleh dan solehah. Isteri yang taat atau suami yang setia. Dan paling penting… hati yang sejahtera. Inilah kekayaan dan kelebihan yang lebih utama daripada pangkat, gaji dan jawatan.”
“Jadi orang ikhlas akan terus ditindas, tidak dapat kenaikan pangkat atau gaji? Bukan apa, saya terfikir kenapa nasib kaki ampu dan kaki bodek lebih baik dalam organisasi. Mereka dapat naik pangkat!”

Giliran saya pula tersenyum.
“Tidak ada kebaikan yang akan kita dapat melalui jalan yang salah. Percayalah, kalau benar mereka kaki ampu dan bodek sahaja… pangkat yang mereka dapat akan menyebabkan mereka melarat. Gaji naik, tetapi ketenangan hati menurun. Ingat apa yang saya kata tadi, what you give you get back… Golden rule itu bukan untuk kebaikan sahaja, tetapi untuk kejahatan juga. Kalau kita berikan kejahatan, kejahatan itu akan kembali semula kepada kita. Kaki ampu, mungkin akan dapat anak yang pandai bermuka-muka. Kaki bodek mungkin dibalas dengan isteri yang berpura-pura!” terang saya panjang lebar.

“Jadi apa yang harus saya lakukan dengan baki masa perkhidmatan yang tinggal tidak beberapa bulan lagi ni?”
“Bekerjalah dengan gigih. Walaupun mungkin bos tidak melihatnya, tetapi Allah Maha Melihat. Bekerja itu satu ibadah. God is our “ceo”, kata orang sekarang. Insya-Allah, satu hari nanti manusia juga akan diperlihatkan oleh Allah tentang keikhlasan manusia yang lain. Jangan berhenti memberi kebaikan hanya kerana tidak dapat penghargaan…”
“Maksud encik?”

“Jangan mengharap terima kasih daripada manusia atas kebaikan yang kita buat kepadanya.”
“Kenapa?”
“Kita akan sakit jiwa!”
“Kenapa?”
“Kerana umumnya manusia tidak pandai berterima kasih. Lihatlah, kalau kepada Allah yang Maha Memberi pun manusia tidak pandai bersyukur dan berterima kasih, apalagi kepada manusia yang pemberiannya terbatas dan berkala. Sedikit sekali daripada manusia yang bersyukur,” balas saya mengulangi apa yang maktub dalam Al Quran.

“Tetapi Allah tidak berhenti memberi… “ kata kakak itu perlahan.
“Walaupun manusia tidak berterima kasih kepada-Nya. Sekalipun kepada yang derhaka dan kafir, tetapi Allah terus memberi… Justeru siapa kita yang tergamak berhenti memberi hanya kerana tidak mendapat penghargaan dan ucapan terima kasih?”
“Ah, kita terlalu ego…”

Dan itulah kesimpulan perbualan yang saya kira sangat bermakna dan besar impaknya dalam hidup saya. Saya terasa “diperingatkan” semasa memberi peringatan kerana pada hakikatnya saya juga tidak terlepas daripada lintasan hati oleh satu pertanyaan… orang ikhlas tertindas?

p/s: terima kasih kepada sahabatku, Atikah yang berkongsi cerita ini, berkongsi memanjangkan lagi hadiah peringatan ikhlas ni, untuk rakan2 blog dan pembaca2 blog yang sudi berkunjung di blog ini.

keikhlasan itu satu hadiah dari hati yang tertinggi dan tak ternilai..ganjarannya jua sangat2 agam dengan kasih sayang...ada benarnya..setiap yang berlaku pada diri, keluarga...sahabat2..dan semuanya..ada tujuan dan hikmahnya...dibiarkan jatuh dan menangis....bukan kerana benci dan jemu..dbiarkan terus sirna dan gemilang..bukan kerana hebat dan cinta!....Allah jadikan manusia ni dalam ragam dan rasa..pilih sahaja apa yang dikehendaki dan mahu.....

Ya Allah..semoga aku sentiasa menemui pintu keikhlasan yang sebenarnya..semoga aku sentiasa ikhlas dalam setiap tingkah laku dan amalan seharianku..semoga aku menemui orang2 yang juga ikhlas menyintaiMu...dan mengasihi pesuruhMU...semoga...dikalangan sahabat2ku......yang aku kenal rapat atau kenal hanyat lewat sejarah hidupku..kekal dan ikhlas dalam segalanya..semoga Allah berikan ganjaran hikmah untuk semua...amin...

Friday, April 9, 2010

atau......

derap tapak kaki si pejalan menerjah cuping telingaku....
derapannya pendek tapi sangat laju...seakan tergesa-gesa
terkocoh-kocoh....

bulan malam itu cahayanya suram
rasa sepi
rasa sunyi...

bunyi desiran angin mengalunkan lepas rambut panjang..
jendela terbuka..sejuk angin mula berbahasa..

sampaikah hasrat....
sampaikah matlamat.....

tubuh itu kaku...
diam..tak berkutik...
bibirnya bisu...
bersuara dalam riak yang tiada kedengaran....
bahasa apa?
isyarat apa?

cerek air di dapur nyaring berteriakkkkk....
asap berkepul mega!...
kopi secawan.....
pekat dan hitam........
aromanya....asyik!!

kerusi rotan kau tarik dan duduk..
menyandarkan tubuh pada sandaran..uh..selesa..
kau kembali menyedut aroma kopi...
bantu membina terapi diri.......
kekal kah?
surutkah gelora?

kaki kau goyangkan sambil menghirup..
rambutmu beralun-alun mengikut irama angin....
kadang menutup matamu...kadang-kadang bebas...
kau betulkan...kau capai getah yang kau jumpa...
ikat!..kemas!...
kembali menghirup kopi..

tersedak!!!!!!!

kau sedar..kopi mu tak bergula...
pahit!
sepahit hatimu.....
kau diam...
kau letakkan kembali cawanmu ke piring..
kau renung...
mana gula....
kenapa mesti gula...
kenapa mesti manis..
kenapa tidak garam...
kenapa tidak masin...
kau persoalkan norma alam.....
kau tanyakan persoalan yang sebati dalam diri...
kau diajar...minuman mesti letak gula....
masakan dengan secubit garam....
biar sebati...
itu yang kau diajar...

kau persoalkan hakikat pasangan...
kau bandingkan dirimu dengan malam dan siang..
kau bandingkan dirimu dengan panas dan hujan...
kau bandingkan dirimu dengan pernikahan rosnah dan zaidi...
kau bandingkan dirimu dengan cinta Adam dan Hawa...
kau bandingkan nasibmu dengan nasib mereka...
mana pasangamu...
mana kekasihmu...

matamu berkerdip....
otakmu ligat berfikir...
sampai kini...
kau duduk dan sendiri.....
kau mewah tapi sepi...
kau berjaya tapi gagal....

mana hala tujumu......
kau mahukan keluarga..
tapi kau benci cinta......
benarkah benci?.....
atau....
sebenarnya kau takut cinta!!!...
kau dambakan kasih sayang...
tapi kau takut nak mulakan.....
atau.....
kau apa!!!....

************************************************

im so pathetic!

Malam: someone told me..."rasulullah kate, decision yg based on istikharah n istisyarah(discussion) iAllah xkan dtgkan penyesalan"...im lucky to have someone like u..thanks buddy.....i need a guidance to go thru this path..dont let me fall n paralyze...i cant stand alone..im so pathetic!

someone send me a message via FB message tools..she asked me bout my recent shout out..why it's looked gloomy and too weak!pathetic!...oo....GOD..u send me an angel for me to still stay and breathing.

suddenly she came and being an angel....she's hearing me...tearing!..huhuhuhu...

dear buddy.....i dont noe y this feeling keep growing and growth!. day by day, its was warmly hearts and hurt!. i was so mad n nuts!!

Thursday, April 8, 2010

andainya..andainya dia tahu....

salam wahai jiwaku......sudah lama rasanya aku tidak menemani lakaranmu..aku rindu untuk menulis dan menulis..aku rindu kamu!....

entahlah...banyak yang terjadi...dan yang telah terjado..banyak yang mengajarku erti hidup dan membuatkan aku rasa pelbagai perasaan. aku ingin berlari dalam kalung emas sebuha kejayaan yang tak terhingga..aku ingin berenang dalam kolam kejayaan yang tak terperi...aku ingin menari dalam lenggok lembut kejayaan yang ulung..aku mahu berjaya..berjaya menjadi diri sendiri....berjaya menjadi hambaMU...

aku mahu......

namun itulah..perancangan seindah kesempurnaan..hakikat!tak semanis bayangan dan anganan...banyak yang perlu diperbetulkan dan dipersoalkan...banyak yang perlu di ambik kira dan perlu diberi perhatian. bukan 1, bukan 2...bukan 100....tapi banyak...

aku mahu menjadikan diri hanya yang terbaik untuk diri sendiri..untuk keluarga..untuk bangsa..untuk agama dan pastinya untuk dia...untuk kamu!...

ada rindu yang mekar dalam diri..ada rasa sayang yang seakan subur dan masih subur..diamnya memberi nafas dalam diri....diamnya membuatkan aku rasa seperti terlalu perasan diri...diamnya membuatkan aku rasa mahu mati..akhirnya malu sendiri...

jodoh tidak akan bergolek..tidak akan menyembah kaki..tidak akan muncul...andai tidak kita usaha untuk mencarinya. cinta takkan ada.......perasaan ini untuk apa?untuk siapa dan kerana apa.....

aku diamkan rindu..pendamkan rasa...tapi aku tak boleh menipu diri...menipu hati...menipu dirimu kasihku....aku mahu....

andainya...andainya kau tahu.......

kau pastikan mentertawakanku..perasan!!!!!!!....

andainya...andainya...dia tahu...

aku mahu kau tahu..aku mahu kau tahu...tapi aku malu..aku masih percaya pada maruah diri...aku masih kenal diri..masih sedar ukur badan sendiri.....

manalah layak aku untukmu...mimpi ini cukup indah untuk memberi inspirasi....tapi bukan indah untuk menjadi realiti..

kau takkan mengerti...kau takkan fahami...